Pewarna Jatim Dukung Reformasi Birokrasi Dirjen Bimas Kristen

Malang, cnicom – Segenap jajaran Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) Jawa Timur menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Dirjen Bimas Kristen,  Prof. Dr. Thomas Pentury. Hal ini disampaikan Ketua Pewarna Indonesia Jawa Timur, Immanuel Yosua ketika dijumpai disela-sela kunjungan ke Studio Sentosa, YPPII Batu sebagai salah satu penerima Anugrah Pelayanan Media 2018.

“Kami Pewarna Indonesia Jawa Timur mendukung penuh langkah reformasi birokrasi yang dilakukan oleh Dirjen Bimas Kristen, Bapak Prof. Dr Thomas Pentury. Sebab diakui atau tidak selama ini pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia termasuk di lingkungan Dirjen Bimas Kristen, masih perlu dibenahi,” ungkap Yosua yang juga salah satu pegiat dan konsultan pelayanan publik serta keterbukaan informasi publik di Jawa Timur tersebut.

Pada bagian lain, ketika dikonfirmasi mengenai reformasi yang ia maksudkan, Yosua menyatakan bahwa reformasi birokrasi yang dilakukan harus berbasis pada regulasi tata kelola pemerintahan khususnya manajemen pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik. Menurutnya kedua hal tersebut merupakan pilar utama dalam reformasi birokrasi sekaligus implementasi dari revolusi mental yang dicanangkan pemerintahan Jokowi.

“Ada tiga hal yang menurut kami harus diperhatikan dalam reformasi birokrasi yang pertama mentalitas aparatur, pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik. Untuk mentalitas aparatur ada beberapa regulasi yang harus ditaati seperti misalnya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN), Undang-Undang Anti Korupsi dan produk hukum terkait lainnya. Untuk pelayanan publik ada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 dan aturan turunannya serta Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Infomasi Publik dan aturan turunan lainnya,” jelas Yosua yang juga alumnus Magister Ilmu Hukum di salah satu universitas di Surabaya.

Pada bagian lain, ketika dikonfirmasi terkait dengan bentuk dukungan yang diberikan kepada Dirjen, Yosua yang dikenal dekat dengan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan jatim serta Komisi Informasi Publik (KIP) Jatim ini menjelaskan, “Sesuai dengan kewilayahan kami, kami akan memberikan masukan terkait dengan pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik di ingkungan Direktorat Jenderal Bimas Kristen dan jajarannya di Jawa Timur. Hasil masukan kami akan kami sampaikan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pelayanan publik dan keterbukaan informasi publik sebagaimana diatur oleh UU Pelayanan Publik dan UU Keterbukaan Informasi Publik.”

Senada dengan Yosua, Ketua Perhimpunan Pemuda Gereja Indonesia (PPGI) Jawa Timur, Prista dan juga Sekretaris Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI Jatim), Libertus juga menyatakan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pewarna Indonesia Jatim. Menurut mereka, salah satu tugas pers Kristen adalah memastikan pelayanan Kristiani berjalan dengan baik.

“Kami PPGI dan GAMKI Jawa Timur mendukung sepenuhnya langkah Ketua Pewarna Indonesia dalam mendukung pelayanan publik yang dilakukan oleh Bapak Dirjen Bimas Kristen dan jajarannya. Secara rutin kami jajaran OKP Kristen di Jatim akan bersinergi dengan Pewarna Jawa Timur untuk mengawal dan mengoptimalkan pelayanan Pembimas Kristen Jatim dan Jajarannya,” Ungkap Libertus (red/foto. heri_gracealone).

 

 

You may also like...